Finalis Top Model di Asia dari Indonesia

fashion-beauty-finalis-top-model-di-asia-dari-indonesia-harian-wanita-hawania-patricia-gunawan-aldilla-zahra
Patricia Gunawan & Aldilla Zahra
Halo, Harian Wanita Indonesia
Hawania.blogspot.com. Ajang pencarian model papan atas atau yang biasa disebut Asia’s Next Top Model musim keempat hadir kembali dan masih menjadi sorotan terutama bagi para pecinta setia dari ketiga musim sebelumnya. Ajang Asia’s Next Top Model  ini mencari para model berbakat se-Asia untuk diseleksi dan ditempa menjadi model terbaik Asia sesungguhnya. Setidaknya ada ribuan wanita mencoba mengadu nasib melalui acara tersebut.

Dari 14 finalis yang berhasil masuk, didapatkan finalis top model di Asia asal Indonesia yang lolos. Kedua wanita Indonesia ini bernama Patricia Gunawan dan Aldilla Zahra. Mereka juga melalui serangkaian casting dan seleksi berkompetisi dengan ribuan peserta se-Asia. Dengan hasil bisa memasuki top 14 untuk memperebutkan mahkota model se-Asia.

Patricia Gunawan lahir di Jakarta pada tanggal 14 Juli 1990. Sejak kecil ia tampak jelas dikaruniai perawakan tinggi dan semampai. Gadis yang akrab disapa Patrice mengaku bahwa ia mengikuti casting on the spot yang berlokasi di JW Marriot, Jakarta tanpa persiapan apapun. Rupanya Patricia Gunawan mendapatkan dukungan penuh dari temannya, Ayu Gani, pemenang Asia’s Next Top Model musim tiga. Ia sempat merasa tidak percaya diri karena tinggi badannya yang hanya 170 cm dirasa kecil dibandingkan model-model lainnya.

Asia’s Next Top Model ternyata bukan kontes modeling pertama bagi dara berwajah oriental dan tulang pipi yang tinggi ini. Sebelumnya di tahun 2010 Patricia Gunawan pernah mengikuti pemilihan Wajah Femina dan mendapatkan posisi Juara II. Setahun kemudian, Patricia Gunawan juga mengikuti kontes Miss Indonesia dan berhasil meraih gelar Miss Healthy. Di tahun yang sama pula gadis berbakat ini menjadi runner-up Miss ASEAN. Asia’s Next Top Model  musim 4 dianggap menjadi ajang pembuktian diri bagi Patricia Gunawan untuk mengubah persepsi buruk masyarakat terhadap model yang biasanya hanya dianggap cantik tapi tidak memiliki wawasan.

Begitu pula yang dirasakan Aldilla Zahra, gadis berkulit eksotis ini sempat mengakui karir modelling memiliki tantangan tersendiri. Perjuangan menjadi model sesungguhnya tidak yang seperti orang-orang nilai, banyak tekanan naik-turun terutama dari sisi emosional. Gadis berambut pendek ini pun merasa optimis sebab dengan kemenangan wakil Indonesia di musim lalu penonton khususnya Indonesia memiliki harapan tinggi.

Tidak berbeda dengan Patricia Gunawan, Aldilla Zahra juga mengikuti casting on the spot, sebelumnya ia pun tidak menyangka bisa lolos. Aldilla Zahra yang berdarah campuran Inggris dan Palestina memang memiliki wajah yang tegas sehingga memberikan kesan mendalam.

Kedua finalis top model di Asia ini mengakui meskipun model bukan berarti mereka selalu hidup dalam kemewahan, bahkan duo model Indonesia yang menamakan diri mereka Team Sambal ini sempat bercerita bagaimana kehidupan di rumah karantina Asia’s Next Top Model. Meskipun diisi empat belas model cantik, selayaknya asrama wanita pasti ada saja tempat yang kotor dan berantakan. Patricia Gunawan menambahkan bahwa ia dan Aldilla Zahra yang sering membereskan rumah, termasuk kegiatan seperti mencuci baju, membersihkan kamar, kulkas, bahkan mengelap meja.

Indonesia termasuk rutin dilibatkan dalam ajang Asia’s Next Top Model. Sejak musim pertama yang tayang di akhir tahun 2012, memang selalu ada perwakilan yang menjadi peserta. Tekanan sebagai representatif negara Indonesia memang tidak mudah, dua model cantik Indonesia ini juga mengakui terkadang mereka merasa ingin menyerah. Akan tetapi baik Patricia Gunawan, maupun Aldilla Zahra yakin melalui program tersebut mereka bisa menyebarkan pesan positif.

Nah Hawanian, mumpung masih berlangsung, berikan dukunganmu pada kedua finalis top model di Asia asal Indonesia dengan terus menonton program Asia’s Next Top Model musim 4 yang tayang melalui saluran TV kabel Star World setiap hari Rabu yaaa.